Senin, 06 Maret 2017

Whitney Houston Menelpon Sebelum Wafat

Sebelumnya wafat, penyanyi pop legendaris itu pernah menelepon ibu serta sepupunya.

Seperti ditulis TMZ, Cissy Houston histeris mendengar berita kematian anaknya. Satu sumber yang juga keluarga paling dekat mengatakan Cissy pernah menelepon Whitney sepanjang 30 menit sebelumnya pada akhirnya penyanyi itu diketemukan wafat.

Dalam perbincangan di telepon itu, nada Whitney terdengar sehat, senang, serta tak mengeluh apapun masalah kesehatan. Lumrah, kata sumber itu, Cissy terpukul mendengar kematian putrinya. " Kami menyampaikan kabar kematiannya serta dia histeris. "

Seperti di ketahui, Whitney Houston diketemukan wafat di kamar hotelnya di Beverly Hilton Hotel. Kepolisian Beverly Hills membetulkan berita itu serta meyakinkan Houston diketemukan telah wafat saat polisi hingga ke kamar itu. " Kami temukan jam 15. 55 sore (hari Sabtu saat setempat) serta telah wafat di Beverly Hilton Hotel, " kata Mark Rosen, juru bicara kepolisian, Minggu, 12 Februari 2012.




Belum di ketahui penyebabnya kematiannya. TMZ cuma melaporkan, dua hari terlebih dulu, Kamis, 9 Februari 2012, Whitney Houston tampak sehat waktu tampak di satu acara di Hollywood. Whitney saat itu jalan berbarengan seseorang rekan wanitanya, yang keduanya sama kenakan baju hitam.

Polisi, seperti ditulis USA Today, saat ini tengah menyelidiki penyebabnya kematiannya. Mereka mengakui datang sesudah petugas keamanan hotel menelepon 911, lantas paramedis tiba. Tetapi Whitney telah tak responsif. " Menurut sumber kami, paramedis bertindak pertolongan. Namun tidak sukses serta Whitney dinyatakan wafat pada 3. 55 AM, " kata Jill Fritzo, juru bicara Whitney.

Lahir pada 9 Agustus 1963 di Newark, New Jersey, Houston yaitu putri dari penyanyi Cissy Houston. Produser terkenal, Clive Davis, temukan bakatnya saat Houston tengah bernyanyi di satu kelab di New York pada awal 1980-an. Selang beberapa saat, ia di tandatangani kontrak rekaman.

Houston jadi artis paling laku dalam industri musik masa 1980 sampai akhir 1990. Nada emasnya dapat menyihir pemirsa serta penyuka musiknya. Tujuh lagu hitnya menempati posisi pertama tangga lagu Billboard pada 1980-an. Salah satunya Saving All My Love for You, Greatest Love of All, serta Where Do Broken Hearts Go. Album soundtrack diisi lagu-lagu Houston untuk film The Bodyguard bahkan juga jadi album soundtrack terlaris selama hidup.

Houston juga jadi bintang di film itu. Ia juga membintangi beberapa film di th. 1990-an, salah satunya Waiting to Exhale. Th. 2000, ia mencapai penghargaan Grammy Awards-nya yang ke-6 untuk kelompok Best Female R&B Performance. Satu bulan lalu, dia dianugerahi gelar artis paling baik selama dekade di penghargaan musik " Soul Train ".

Di puncak ketenaran itu, Houston diberitakan kecanduan obat-obatan terlarang. Houston tidak dapat mengatur ketergantungannya. Tidak heran bila lalu penjualan albumnya lalu jeblok serta sangat terpaksa dihentikan. (Baca : Whitney Houston, Pada Kokain, Sabu, serta Ganja)

Mengulas Sepeninggalan John Lennon

JOHN WINSTON ONO LENNON (lahir di Liverpool, Inggris, 9 Oktober 1940 – meninggal di New York City, Amerika Serikat, 8 Desember 1980 pada umur 40 tahun) paling dikenal sebagai penyanyi, pencipta lagu, instrumentalis, penulis, dan aktivis politik yang terkenal di seluruh dunia sebagai pemimpin dari The Beatles. Lennon dan Paul McCartney membentuk partnership pencipta lagu yang paling sukses dan berhasil hingga saat ini. Lennon dengan sinismenya dan McCartney dengan optimismenya melengkapi satu sama lain dengan sangat baik. Setelah bubarnya The Beatles pada tahun 1970, ia juga sukses dengan karier solonya. Salah satu hitsnya yang hingga kini masih sangat terkenal adalah Imagine, lagu yang kemudian menjadi salh satu himne perdamaian dunia.

Lennon juga menunjukkan sifatnya yang pemberontak dan selera humornya yang sinis dalam film-film seperti A Hard Day’s Night (1964), dalam buku yang ditulisnya seperti In His Own Write, konferensi pers dan wawancara. Ia menggunakan kepopulerannya untuk kegiatannya sebagai aktivis perdamaian, seniman dan penulis.

Lennon dua kali menikah, yaitu dengan Cynthia Powell pada tahun 1962 dan seniman Jepang, Yoko Ono pada tahun 1969. Ia memiliki dua orang anak, Julian Lennon (lahir tahun 1963) dan Sean Taro Ono Lennon (lahir tahun 1975). Ia meninggal di New York pada usia 40 tahun, ditembak oleh Mark Chapman, penggemarnya yang gila.

Mengenang kisah pilu pembunuhan John Lennon

John Lennon mengembuskan napas terakhirnya setelah diberondong peluru dari seorang pria bernama Mark David Chapman. Ironisnya, Chapman merupakan penggemar berat The Beatles dan begitu kagum dengan pemikiran Lennon.

Sebuah transkip tulisan asli Chapman dirilis di Inggris menjelaskan bagaimana detail pembuhan suami dari Yoko Ono itu. Dalam transkip tersebut dijelaskan bahwa Chapman melontarkan lima peluru ke arah Lennon dari pistol 38 Special revolver.Peluru pertama sempat meleset tepat di atas kepala dari Lennon. Namun empat peluru lainnya bersarang di tubuh Lennon yang saat itu baru keluar dari Limousin-nya menuju hotel The Dakota, New York.

Dua peluru bersarang di punggunya dan dua lain bersarang di dada Lennon. Hingga sosoknya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.Selain itu dijelaskan, sebelum membunuh Chapman sempat meminta tanda tangan Lennon yang dianggap menjadi terakhir darinya. Dalam transkip tersebut Chapman juga meminta maaf atas tindakan bodohnya membunuh Lennon.

Industri musik dunia sempat digemparkan dengan aksi pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pria bernama Mark David Chapman. Kenapa begitu menggemparkan, karena sosok yang dibunuh tak lain adalah John Lennon.

Jutaan fans The Beatles atau pun Lennon sendiri seperti tak akan berhenti untuk menghujat Chapman. Baru-baru ini sebuah transkip tulisan asli Chapman dirilis di Inggris. Dalam transkip tersebut pun berisi beberapa penyesalan dari Chapman. Ia meminta maaf kepada penggemar Lennon diseluruh dunia karena tindakan bodohnya itu. “Saya meminta maaf karena memberikan luka. Saya meminta maaf karena menjadi seorang yang bodoh dan memilih cara salah untuk kemenangan,” ucap Chapman dalam transkip tersebut.

Seperti tak berhenti merasa bersalah, Chapman mengakui apa yang dilakukannya tak patut ditiru oleh siapapun dengan alasan apapun. “Banyak orang yang begitu mencintainya (Lennon). Dia adalah orang besar yang penuh dengan bakat,” ujarnya. Lennon sendiri meninggal setelah mendapatkan lima kali tembakan dari Chapman tepat di depan hotel di The Dakota, New Yok, Amerika Serikat pada 1980 silam. Atas tindakannya itu, Chapman dihukum 20 tahun penjara.


5 Fakta tentang pembunuhan John Lennon

Meski sudah terjadi lebih 20 tahun lalu, nyatanya pembunuhan tersebut masih membuat orang penasaran. Berikut kisah singkat sosok pembunuh Lennon, Mark David Chapman:

1. Lahir dari keluarga militer
Mark David Chapman lahir di Texas, Amerika Serikat pada 10 Mei 1955 lalu. Chapman lahir dari pasangan David Curtis Chapman yang merupakan anggota U.S. Air Force dan Diane Elizabeth  yang merupakan perawat.

Lahir dari keluarga militer disebut membuat Chapman depresi. Bahkan, ia mengaku sering mendapatkan kekerasan dari sang ayah.

2. Korban bullying
Kehidupan saat duduk di bangku sekolah, Mark David Chapman juga tak berjalan lancar. Chapman dikabarkan beberapa kali berpindah sekolah karena menjadi korban bullying.

Salah satu contoh sederhana adalah saat dirinya di-bully karena tak mahir di kegiatan olahraga. Kejadian tersebut dianggap sangat mempengaruhi kejiwaan Chapman.

3. Penggemar berat The Beatles dan John Lennon
Beranjak dewasa, Mark David Chapman diketahui mempunyai ke-fanatikan dengan berbagai hal yang disukainya. Seperti saat Chapman begitu terkesan dengan film ‘Around the World in Eighty Days’.Karena terinspirasi dari film tersebut Chapman sempat melakukan perjalan selama enam minggu ke beberapa penjuru dunia. Mulai dari Tokyo, Singapura hingga London dan Dublin.

Sifat fanatik itu semakin menjadi-jadi saat dirinya kenal dengan musik The Beatles yang dianggap ‘belahan jiwanya’. Salah satu sorotan utama Chapman sendiri ternyata terfokus pada John Lennon.Chapman dikabarkan begitu mengikuti setiap tingkah laku Lennon. Bahkan, ia seperti ‘penganut’ setia dari lagu-lagu yang pernah dibuat Lennon.

4. Track record penyakit kejiwaan
Mark David Chapman sendiri akhirnya melakukan pembunuhan kepada idolanya sendiri pada 1980 silam. Setelah dinyatakan bersalah, pihak pengacara Chapman sempat memberikan pembelaan bahwa kliennya punya banyak track record penyakit kejiwaan.

Mulai dari Paranoid Schizophrenia, Psychotic hingga Depresi. Semua penyakit tersebut dikabarkan timbul karena masa kecil Champ yang sering mendapatkan kekerasan dari orangtua dan lingkungannya.

5. Akui kesalahan dan minta maaf
Setelah bertahun-tahun dihujat oleh jutaan orang karena membunuh John Lennon, Mark David Chapman akhirnya buka suara. Chapman mengakui kesalahannya membunuh idolanya, John Lennon.

Tak hanya mengakui kesalahannya, Chapman juga meminta maaf kepada seluruh penggemar Lennon di dunia. Ia pun mengaku memilih jalan yang salah untuk mencuri perhatian banyak orang dengan membunuh Lennon.


John Lennon Jadi “Ultimate Musical Ion” 60 Tahun Terakhir

John Lennon dinobatkan sebagai Ultimate Musical Icon selama 60 tahun terakhir versi NME. Mantan pentolan The Beatles itu mengalahkan 60 nominasi lainnya.

Sang gitaris mengalahkan orang-orang seperti David Bowie, Amy Winehouse, Alex Turner ‘Arctic Monkeys’, Morrissey, dan Damon Albarn untuk mendapatkan mahkota dari majalah musik populer di Inggris itu. Di tempat kedua diduduki oleh Liam Gallagher.David Bowie dan Alex Turner ada di posisi tiga dan empat. Eks Nirvana, Kurt Cobain, datang di urutan kelima dengan diikuti oleh wanita satu-satunya yang berada di 10 besar, Amy Winehouse.

Jimi Hendrix di tempat ketujuh dan Morrissey selanjutnya di tangga delapan. Adapun 2 terbawah dihuni oleh Noel Gallagher dan Ian Curtis. Demikian seperti dilansir NME, Rabu (19/09/12).Hasil itu didapat dari voting yang diikuti oleh 160 ribu orang. Voting dimulai sejak 6 bulan lalu.

Fakta Tentang Michael Jackson

1. Michael Jackson yaitu artis dengan pendapatan paling tinggi walau telah wafat. Ia menaklukkan legenda Rock and Roll Elvis Presley serta penulis lagu The Beatles John Lennon. Gelar itu didapatkan dari Guinness Book Of World Records. Dalam th. pertama mulai sejak wafat, Michael Jackson menyatukan US$ 1 miliar.

2. Bukanlah sebatas bintang hiburan, Michael Jackson nyatanya mempunyai insting usaha yang tajam. Th. 1985 ia beli hak cipta 250 lagu Beatles yang belum masuk dapur rekaman yang ditulis oleh John Lennon serta Paul McCartney dengan harga US$47 juta. 10 th. lalu ia jual beberapa lagu-lagu itu pada Sony dengan harga US$95 juta, yang bikin Sony bekerjasama dengan perusahaan rekaman ATV. Kerjasama itu membuahkan keuntungan US$1 miliar pertahunnya.

3. Michael Jackson mempunyai kontrak rekaman terbesar. Sembilan bln. sesudah wafat, pakar waris Michael Jackson di tandatangani kesepakatan dengan Sony Records sejumlah US$ 290 juta untuk meluncurkan lagu-lagu almarhumah yang belum pernah direkam. Lagu itu bakal dikemas dalam 10 album serta gagasannya di luncurkan pada 2017, termasuk juga soundtrack dari tour dokumentasinya “This Is It. ”

4. Lagu-lagu Michael Jackson paling banyak diretas hackers. Peretas sukses mengunduh lagu-lagu Michael Jackson sejumlah lebih kurang 50. 000 kali. Menyikapi hal itu Sony selekasnya memperketat keamanan di situsnya hindari peristiwa sama untuk album selanjutnya yang bakal launching.

5. Club musik serta DJ di semua Amerika Serikat, dari Washington DC, Los Angeles, sampai New York City dan kota-kota besar yang lain merayakan pesta kelahiran Micheal Jackson tiap-tiap tahunnya. Tidak ketinggal produsernya DJ Spinna senantiasa turut dalam pesta yang diadakan serentak di AS.

6. “Billie Jean” adalah video pertama dari Michael Jackson yang ditayangkan oleh MTV. Video itu pada akhirnya melegenda lantaran banyak fans Michael Jackson mengikuti style rambut serta tarian sang bintang. Video ini dapat diakui yang bikin MTV jadi saluran musik populer dunia.

7. Album " Thriller " bukan hanya album pertama yang melejitkan nama Micheal Jackson di jagat musik dunia. Lima album terlebih dulu dilaporkan sukses menembus angka jutaan kopi. “Off The Wall, ” yang launching 1979, menembus angka 20 juta kopi. Begitu halnya album-album selanjutnya ; “Bad, ” “Dangerous, ” serta “HIStory”. Sedang “Thriller” menembus angka 110 juta kopi.

8. Menurut Newsone, Michael Jackson adalah artis yang paling banyak memperoleh penghargaan di selama hidupnya. Penghargaan itu diantaranya 23 gelar dari Guinness World Records, 40 dari Billboard Awards, 13 Piala Grammy, serta 26 dari American Music Awards. Di bagian kemanusiaan juga, Michael Jackson memperoleh beberapa gelar lantaran memperjuangkan perdamaian, kesamaan hak kulit hitam serta putih, dan pendidikan.

9. Michael Jackson jadi ide artis yang lain di luar genre musik pop. Usher, Juicetin Timberlake, Chris Brown, serta Juicetin Bieber mengakui musik-musik mereka di pengaruhi si Raja Pop. Demikian halnya artis musik rock seperti Adam Lambert, Green Day, atau penyanyi wanita laksana Beyoncé serta Madonna.

10. Sebagian menit sesudah kematian Michael Jackson, MTV yang tengah menyiarkan program reguler segera mengubah acaranya dengan tayangan lagu-lagu Michael Jackson, perjalanan hidupnya, dan berita-berita sekitar sang superstar. Bahkan juga tim yang ikut serta dalam produksi itu malas mengulas isu artis yang lain. Mereka konsentrasi kerjakan tayangan perjalanan hidup Michael Jackson selengkapnya-lengkapnya.

Selasa, 14 Februari 2017

Marylin Monroe dan Buku Hariannya

Tidak sama dengan rekan-rekannya seperti Elizabeth Taylor, Debbie Reynolds serta Jane Russell, dia terkristalisasi jadi citra kesempurnaan : paduan rambut pirang putih, grup mata redup, serta senyum cemerlang yang tampak menggoda. Namun seberapa santainya Marilyn selalu saja jadi perbincangan melebihi aktingnya.



Kematiannya senantiasa jadi awan gelap citra ini : satu dongeng kecanduan, untuk beberapa orang yang suka pada kombinasi sampanye, sex serta kemewahan dibumbui isu mengenai keluarga Kennedy, Sinatra serta Joe DiMaggio.

Penulis biografi serta wartawan memberi narasi detil kecanduan serta penyakit jiwa, yang makin mensupport legenda Monroe sebagai korban tragedi : perempuan yang lahir di lingkungan yang salah, dengan saat kecil dirumah sosial serta disalahgunakan pria-pria yang dia sayangi, serta pada akhirnya kematian yang misterius.

Walau sekian di th. 2010, penerbitan dokumen-dokumen pribadinya mengungkap Monroe yang semakin banyak memikirkan serta puitis.
Hal semacam ini dapat dibuktikan lewat puisi tulisan tangannya, surat serta catatan pribadi. Korespondensinya ini diterbitkan dalam Fragments : Poems, Intimate Notes, Letters by Marilyn Monroe, hasil suntingan Stanley Buchthal serta Bernard Comment.
 Catatan ini yaitu tulisan seseorang penyair : seorang yang menulis serta menyebutkan diri lewat kalimat yang di buat dengan hati-hati.

Dia berupaya menangkap ungkapan yang pas untuk mewakili perasaannya serta tunjukkan kedalaman hati jiwa bintang ini, ditandai dengan kecerdasannya.
 Seperti disebutkan beberapa editor ”kumpulan dokumen ini mengungkap harta... tak ada yang jorok atau rendahan, tak ada isu didalam buku ini : itu bukanlah langkahnya Marilyn. Yang catatan ini ungkapkan yaitu keintiman tanpa ada membanggakan diri, pengukuran gerakan jiwa seorang ".

Juga, " dokumen ini tak menyingkirkan misteri, namun malah membuatnya makin bermakna. Dia yaitu bintang yang susah dijangkau dengan kemampuan magnetik yang membuat kegaduhan bila dia sangat dekat”.
‘Jati diri’

Lewat catatan yang ditulis pada permulaan pernikahannya dengan James Dougherty pada permulaan th. 1940-an, Marilyn remaja menulis “Semua pemikiran serta tulisan ini bikin tangan saya gemetar namun saya menginginkan ini tetaplah mengalir keluar hingga tempat di hati saya, walau tak hilang semua, terpuaskan”.
 Ini tunjukkan bagaimana sistem penulisan sisi tak terpisahkan diri serta kesehatan Marilyn. Dia dapat juga jadi jujur disini, mungkin saja dalam langkah yg tidak dapat dia kerjakan dimana juga.



Dalam satu catatan tanpa ada tanggal di buku catatan dia menulis, ”Saya terkadang tak tahan dengan manusia –saya tahu mereka semuanya mempunyai permasalahan sama dengan saya– namun saya begitu jemu. Berupaya mengerti, mengalah, lihat beragam hal bikin saya letih. ”
Dalam buku catatan Record dari sekitaran th. 1955 dia menulis “keinginan pertamanya untuk jadi aktris” serta dia berusaha keras serta dengan kepekaan “tanpa malu-malu”.
 Dorongan untuk bekerja demikian besarnya. “Saya bisa serta bakal menolong diri saya serta kerjakan suatu hal seberapa sakitnya pun” serta dia mencatat satu kalimat dalam buku itu “memiliki jati diri”, kalimat itu membuatnya membumi serta mengingatkan apa yang dia butuhkan.

Dalam satu kertas hotel Waldorf Astoria dia menulis dia semestinya “tidak bikin janji atau mengikat diri dalam pertunangan” serta kalau dia semestinya “ingat dia tak kekurangan apapun –tidak ada yang butuh membuatnya tak yakin diri– Anda mempunyai semua terkecuali disiplin serta tehnik yang Anda tekuni serta mencari sendiri”.

Dia tengah berupaya menangani ketakutan, namun hal semacam ini masuk kehidupannya, termasuk juga pernikahannya dengan Arthur Miller.

Waktu di Inggris bikin film The Prince and the Showgirl, dia temukan halaman catatan Miller yang menyebutkan ciri-ciri baru yang tengah dia kembangkan, kekecewaan pada pernikahan mereka serta mengaku kalau dianya terkadang malu waktu membawanya ke depan beberapa rekannya.

Ini yaitu pukulan berat untuk Marilyn serta catatannya dari waktu itu tunjukkan seberapa parahnya.

Dia menulis, “Saya fikir saya senantiasa begitu takut jadi istri seorang lantaran saya ketahui dari kehidupan kalau seorang tak dapat meraih yang lain, kapan juga, sesungguhnya... mulai besok saya bakal pelihara apa yang saya punyai serta apa yang saat ini pernah miliki”.

Sisi dari catatan yang dia catat memerlihatkan seseorang wanita yang selalu membumikan diri, menolong dianya serta menangani permasalahan.
 Dokumen ini dapat tunjukkan hasrat kuat : apakah itu dalam berencana makan malam atau persiapan pertunjukan, Monroe begitu cermat serta berupaya untuk meraih yang paling baik.

Sejarah Disney


Walter Elias Disney dilahirkan dari orang tua Irlandia-Kanada dan Jerman-Amerika di Chicago pada 5 Desember 1901. Masa-masa awal kehidupannya dibentuk oleh hubungannya dengan kakak lelakinya, Roy, dan dengan ayah yang yakin bahwa anak-anak harus belajar tentang nilai kerja keras.

Ia menghabiskan beberapa tahun di kawasan pertanian di marceline, Missouri. Saat usia 7 tahun, ia menjual gambar pertamanya (gambar kuda) seharga 25 sen.

Selama bersekolah di Chicago, ia justru tidur di dalam kelas dan membuat gambar sketsa di buku latihannya. Ia membalik-balik halamannya sehingga gambar itu seolah-olah bergerak. Dalam satu kesempatan, ia menggambar kartun untuk tukang cukur sekembalinya dari potong rambut.

Pekerjaan pertamanya adalah menggambar slide untuk biro iklan di Kansas City. Di slide ini, Disney menciptakan versi hewan yang diidealisasi, yang ia kenali dari tanah pertanian semasa ia masih kanak-kanak. Ada kuda-kuda yang menampilkan peran heroik, sapi-sapi yang mengunyah sambil melamun, ayam betina yang meletakkan seonggok telur setelah menghabiskan makanan ajaib.

Di malam hari, di “studio"-nya yang terletak di sebuah garasi, ia menghabiskan waktu berjam-jam membujuk sepasang tikus (yang benar-benar hidup) agar keluar dari lubangnya supaya ia bisa menggambarnya.

Pribadinya yang introvert menyimpan bakat obsesif untuk bisa merauh sukses yang spektakuler, atau gagal.

Mickey dan Kawan-Kawan
Perusahaan pertama Disney yang membuat film animasi berakhir bangkrut. Ketika keluarganya pindah ke pantai pasifik, ia tetap tinggal di Kansas City. Untuk mencari nafkah, ia bekerja sebagai juru potret bayi.

Pada 1923, Roy menjual alat pengisap debu di Los Angeles dan meminjami Walt sejumlah uang untuk bergabung dengannya.



Walt menempuh perjalanan menuju California dengan mengenakan sweater dan celana panjang tua. Ia hanya membawa koper yang penuh berisi alat-alat gambar.

The Disney Brothers Cartoon Studio—namanya diganti pada 1925 karena desakan Walt menjadi Walt Disney Studios—membuat serial gambar bisu Alice in Wonderland. Dalam karya ini, manusia ditampilkan dengan karakter-karakter kartun.

Tahun-tahun ini adalah masa-masa perjuangan. Kedua bersaudara ini seringkali hanya mendapat sepotong daging sehari, dan berbagi di antara mereka.

Mereka kemudian mengikat kontrak untuk membuat animasi Oswald the Rabbit. Namun kehilangan kontrak tersebut saat distributor New York menolak ide Disney untuk membuat perbaikan.

Dalam perjalanan malam hari pulang dari New York, ia mendapat karakter yang didasarkan pada seekor tikus yang tinggal di kantor Disney. Dia menamainya Mortimer. Istrinya, Lillian, menyarankan cari nama lain yang kurang formal.

Dua gambar pertama yang dibuat Disney, melukiskan karakter Mickey, seekor tikus yang bertingkah seperti manusia, diacuhkan oleh Hollywood. Gambarnya yang ketiga, Steamboat Willie, ia buat jadi film bisu.

Namun setelah itu ditemukan film bersuara. Kakak beradik ini mengumpulkan uang untuk menambahkan rangkaian adegan dalam filmnya. Termasuk konser panik dan xilofon solo di gigi sapi yang terkejut.

Film itu diputar pertama kali di New York City pada 1928 dan menimbulkan sensasi. Pada akhir 1929, Disney sudah membuat 15 fitur Mickey Mouse dan memulai serial baru yang disebut Silly Symphonies. 1929 juga menjadi tahun terakhir Disney menggambar sendiri untuk filmnya.

Selepas itu, begitu penulis lelucon menyetujui ceritanya, sebuah tim “animator" menggambar awal dan akhir dari setiap gerakan. Para inkers meletakkan segiempat seluloid pada masing-masing gambar dan membuat garis pinggir dengan tinta.

Gerakan diciptakan dengan menumpuk ribuan gambar transparan ini di atas latar belakang yang dicat untuk kemudian diambil gambarnya dengan kamera.

Para pekerja yang berkarya dengan bersungguh-sungguh ini tak akan tahu bagian yang orang lain kerjakan sampai bertahun-tahun kemudian. Sebagaimana diamati oleh majalah Time pada 1931:

“Kartunis Walter Disney, 30, tipis dan gelap, tidak memberi publisitas pada teman kerjanya. Dialah sang pencipta-asli dan sejauh ini dunia mengenalnya sebagai kreator tunggal apa yang dilakukan Mickey Mouse."

Para penggemar Mickey di antaranya adalah Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt, diktator Italia Benito Mussolini, dan Raja Inggris George V, yang menonton di bioskop hanya jika Mickey tampil.

Tikus yang merdeka ini ditemani oleh Goofy, anjing setia yang terus ketiban sial, serta Donald Duck yang mudah marah namun tak ada bandingannya. Karakter ini diduga campuran dari orang-orang yang tidak pernah disukai oleh kreatornya.


Snow White dan Fantasia
Disney adalah seorang investor dalam teknologi. Ia adalah salah satu pelanggan pertama pionir elektronika, Bill Hewlett dan David Packard. Ia juga memiliki intuisi bisnis yang cerdik sekaligus pengambil risiko yang berhitung pada skala epik.

Gambar animasi pertamanya yang paling panjang, Snow White and the Seven Dwarfs, melibatkan ratusan staf selama tiga tahun untuk menggambar dan memotret 250.000 gambar. Biaya produksi yang dikeluarkan sebesar $1,6 juta.

Saking besarnya risiko yang Disney ambil, pesaingnya menyebut ini “Disney’s folly" alias ketololan Disney. Roy Disney sendiri yang mengelola keuangan perusahan mengatakan, “Kami telah membeli seluruh undian terkutuk ini."

Pada 1937, Snow White menjadi film dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa hingga munculnya Gone With the Wind pada tahun 1939. Karya mengesankan Frank Churchill, komposer soundtrack film ini, memainkan peran kunci dalam keberhasilan ini.

Disney sendiri memelihara hasratnya untuk mengamnimasikan opera yang “serius." Jika menengok ke tahun 1929, ia telah mengubah Danse Macabre karya saint-Saens menjadi Silly Symphony. Ketika sang legenda Leopold Stokowski meminta agar diizinkan untuk menjadi konduktor musik untuk film pendek Mickey Mouse, The Sorcerer’s Apprentice, Disney setuju. The Sorcerer’s Apprentice ini adalah salah satu segmen dari animasi Fantasia.

Banyak di antara 1.200 staf di studio baru Disney senilai $3 juta di Burbank (yang sebagian besar belum pernah menyaksikan konser musik klasik) ragu-ragu dalam memproduksi Fantasia. Mereka khawatir karya-karya besar musik klasik diterjemahkan ke layar lebar stereofonik animasi dengan cara yang tidak pantas.

Disney sendiri tidak peka terhadap sejarah kebudayaan. Namun sentuhan emas animatornya yang dipadukan dengna Bach, Wagner, Beethoven, Schubert, Dukas, Mussorgsky, bahkan Stravinsky membuat penonton menghembuskan napas.

“Para pengritik mungkin menyesalkan hilangnya cita-rasa Disney," tulis Time mencatat pemutaran perdananya pada 1940, “namun perjalanan bergaya Mickey ke dalam bentuk seni yang abadi daro Aeschylus ke Richard Wagner selalu diimpikan."

Fantasia adalah karya terbaiknya dan merupakan bukti dari pernyataannya bahwa “Seni itu tidka pernah sadar. Hal-hal yang hidup jarang direncanakan seperti itu."

Populis Besar
Biaya pembuatan Fantasia, digabung dengan biaya tinggi Pinocchio, Bambi, dan Dumbo, membuat perusahaan berutang banyak. Saat Disney memecat tenaga kerja hingga separuh pada 1941, para animator melakukan pemogokan dan mengunci pintu masuk studio. Ini menyakitkan hati sang pendirii.

Disney telah memasukkan sentimen anti perserikatan pekerja dala Alice’s Eggplant pada awal 1925. Belakangan ia memberi kesaksian yang menentang pengaruh sayap-kiri dalam serikat kerja. Hanya setelah Pearl Harbor ia mengizinkan studio untuk membuat film propaganda untuk pemerintah.

Dengan berakhirnya perang, Disney, masih congkak walau sudah hampir bangkrut. Ia berujar, “Kita melewatinya dengan kaviar. Mulai sekarang dengna kentang tumbuk dan kuah daging."

Hingga kematiannya pada 1966, Disney dan perusahaannya menciptakan banyak sekali karya yang populis, dengan memadukan animasi, aksi petualngan, dan dokumenter alam. Misalnya saja Cinderella, Peter Pan, Lady and the Tramp, The Living Desert, Treasure Island, Swiss Family Robinson, 20,000 Leagues Under the Sea, dan The Incredible Journey.

Pada pertengahan 1950-an, lebih dari sepertiga penduduk dunia telah menyaksikan setidaknya salah satu dari 657 film Disney. Sebagian besar di antaranya diisi suara dalam 14 bahasa. Semua film ini berperan dalam meledaknya penjualan merchandise Disney di seluruh dunia.

Disneyland, sebuah taman bermain, sudah dirancang sejak 1936. Karya monumental ini dibuka pada 1955 di Anaheim, California selatan. Dalam dua tahun, Disneyland sudah mendapat 10 juta pengunjung.

Pada tahun 1957 itu pula, perusahaan menjual sahamnya untuk publik. Pada 1960, Sleeping Beauty gagal mencetak box-office. Namun lima tahun kemudian Mary Poppins, yang dibintangi Julie Andrews, memecahkan rekor box–office di seluruh dunia.

Saat Disney meninggal dunia pada 15 Desember 1966, beredar rumor bahwa jasadnya dibekukan secara kriogenik sebagai persiapan bila ia kembali.

Disney Setelah Walt
Sejak kematian pendiri dan tenaga penggerak perusahaan ini, Disney dihadapkan dengan pertanyaan apakah perusahaan harus mempertahankan keunikan visinya. Jika jawabannya ya, bagaimana caranya.

Pada tahun 1971, Disney World dibuka di Florida. Pada tahun itu juga Roy Disney meninggal dunia.selama 13 tahun berikutnya perusahaan ini dipimpin oleh tiga orang CEO.

Putra Roy Disney, Roy Edward Disney, mengundurkan diri dari perusahaan, disebut-sebut karena masalah manajemen dan penurunan mutu. Pada 1980, Disney bisa dibilang kurang berhasil. “Sebagian dari kami dalam bisnis film," katanya, “dan sebagian bekerja untuk Disney."

Pada 1984, perusahaan hampir diambil alih oleh Saul Steinberg. Pada tahun itu juga, Ron Edward Disney sebagai pemegang saham besar, menggusur menantu Disney, Ron W. Miller, sebagai CEO dan menggantinya dengnan Michael Eisner.

Pada 1957 itu juga, Touchstone Films dibentuk dan membuat filmnya yang pertama, Splash, yang disusul pada 1086 oleh film hit Down and Out in Beverly Hills. Pada waktu yang bersamaan, karya klasik Disney dikeluarkan lagi secara cerdik dalam format video.

Di bawah Eisner, Disney kembali ke jalurnya semula. The Little Mermaid (1989) disusul dengan Beauty and the Beast pada 1991. Tahun berikutnya, Euro Disney (kini Disneyland Resort Paris) dibuka di Perancis.

Alladin, yang terkenal pada 1993, dibintangi Robin Williams, pilihan yang inspiratif untuk mengisi suara Genie. Eisner sendiri saat itu menjadi eksekutif dengan gaji tertinggi di dunia. The Lion King (1994) menjadi film animasi tradisional yang mendatangkan pemasukan tertinggi dalam sejarah, dan film dengan pemasukan tertinggi kedua sepanjang masa (sampai tahun itu).

Pada 1995, Toy Story, film animasi pertama yang dibuat dengan komputer, menjadi film dengna pemasukan tertinggi pada tahun itu. Pada 1996, perusahaan membeli TV ABC seharga $19 milyar. Pada 2001, Disney mengambil jaringan program dan TV kabel Fox Family senilai $3 milyar.

Pada 2005, Eisner mundur dari jabatannya sebagai CEO. Robert Iger menggantikan posisinya dan Roy E. Disney kembali bergabung dengna perusahaan.

Tahun berikutnya, Disney membeli Pixar (pembuat Toy Story) senilai $7,4 milyar. Pirates of Caribbean: Dead Man’s Chest menjadi satu-satunya film ketiga dalamsejarah yang pemasukannya melebihi $1 milyar. Pada tahun itu juga, Steve Jobs dari Apple menjadi pemegang saham individual terbesar di Disney.

Pada tahun 2013, Frozen muncul, menjadi film animasi dengan pemasukan tertinggi sepanjang sejarah. Film ini juga menuai pujian dan disebut-sebut sebagai film terbaik sejak era renaisans perusahaan.

Posisi Disney ini unik di tengah industri hiburan di seluruh dunia, dan menjadi fenomena korporat. Tidak seperti pencipta mereka Walt, yang kenyataannya dikremasi, karakter-karakter ciptaannya tak pernah mati.

Charlie Chaplin

Charlie Chaplin yaitu seseorang aktor, sutradara, komposer, serta musisi yang dengan cara luas dikira sebagai satu diantara bakat paling besar dalam histori perfilman.

Sepanjang masa kejayaan kariernya di th. 1920-an, 30-an, serta 40-an, Charlie Chaplin jadi ikon serta di cintai di semua dunia.

Chaplin lahir pada th. 1889 dari orangtua musisi yang bertindak menempatkan basic untuk karier keartisannya di masa datang.

Tidak lama sesudah kelahirannya, ayahnya menghilang, meninggalkan Chaplin dalam perawatan ibunya.

Tidak berselang lama, ibunya harus juga di kirim ke tempat tinggal sakit jiwa hingga Chaplin ditampung di panti bimbingan.

Pada th. 1910, Charlie Chaplin tiba di New York serta berkemauan untuk jadi populer.

Yang diimpikannya jadi fakta waktu dia menandatangai kontrak dengan studio paling utama masa film bisu serta memperoleh pendapatan yang layak.

Terkecuali di kenal lantaran ketrampilannya di monitor, Charlie Chaplin juga adalah entrepreneur yang cerdik.

Pada th. 1919, dia membangun United Artists dengan sebagian bintang populer yang lain. Maksud dari perkumpulan ini yaitu untuk menanggung kelancaran profesi artis serta supaya mereka memperoleh hak-hak yang semestinya.

Chaplin dikenal juga sebagai satu diantara aktor pertama yang pasarkan dianya sekalian persona filmnya yang di kenal sebagai “The Tramp. ”

Chaplin jadi demikian populer hingga semuanya film yang memasukkan namanya bakal banyak dilihat orang.

The Tramp mungkin saja di ciptakan dengan cara kebetulan serta sukses jadi lambang kekal dalam film era ke-20.

Sebagai Tramp, Charlie Chaplin terlihat berkumis, kenakan pakaian longgar serta lusuh, menggunakan derby hat serta sepatu khas, dan membawa tongkat bambu fleksibel.

Dalam masa film bisu, performa The Tramp terlebih di dukung oleh gerak badan jenaka. Saat Charlie Chaplin mulai tampak dalam film-film dengan nada, dia memberikan musik serta bernyanyi pada penampilannya.

Isu menyebutkan kalau gerak Mickey Mouse, ikon film kartun Amerika, dimodelkan pada gerakan The Tramp.

Sebagian film Chaplin yang populer mencakup The Kid (1921), Modern Times (1936), serta The Great Dictator (1940).

Walau karyanya kerap sentimental serta terlihat jenaka, sebagian karya Chaplin sesungguhnya cukup politis.

The Great Dictator, umpamanya, memparodikan Hitler serta Mussolini sekalian mengkritik Amerika Serikat yg tidak ikut serta dalam pergolakan di Eropa yang makin memanas.

Walau Chaplin tak pernah dengan cara positif ikut serta dengan Partai Komunis, dia dihubungkan dengan beberapa aktivis terpenting Komunis Amerika.

Hal semacam ini mengakibatkan dia dikucilkan di masa 1930-an sampai 1940-an atas sponsor House Unamerican Activities Committee.

Saat Chaplin meninggalkan Amerika Serikat untuk berkunjung ke Eropa pada th. 1952, beragam usaha dikerjakan untuk mencabut visa masuk kembalinya.

Chaplin pilih tidak untuk kembali pada Amerika Serikat untuk lalu menetap di Eropa.

Pada th. 1975 dia memperoleh gelar kebangsawanan dari Kerajaan Inggris hingga namanya jadi menjadi Sir Charles Spencer Chaplin.

Saat Chaplin bertandang kembali pada Amerika pada th. 1972, dia terima beberapa penghargaan sebagai pernyataan atas kontribusinya pada histori film serta Hollywood.

Chaplin wafat pada th. 1977 dikarenakan alami.